BritaWakanda -- Ustadz Abdul Somad (UAS) menyebut, ada seseorang dari Malaysia yang selalu menyebutnya ustadz pelawak .
"Di Malaysia ada satu, setiap ceramah saya dikomentarinya, pelawuk, pelawuk. Encek, tuan, puan dari Malaysia coba cari ustadz awak yang pelawuk yang punya kitab setebal ini," kata UAS.
Hal tersebut terungkap dari salah satu unggahan video ceramah UAS di kanal YouTube Fodamara TV belum lama ini.
"Ada beberapa komen di youtube Instagram dan Facebook saya. Di tulis di situ jangan dengarkan ustadz pelawak," kata Ustadz Abdul Somad, dikutip Hops.ID Sabtu 2 April 2022.
"Hei yang mengatakan saya ustadz pelawak, kira-kira ada tidak ustadz di Indonesia yang memiliki karya buku setebal ini," ujar UAS sembar menunjukkan sebuah buku miliknya.
Ia pun mengajak netizen yang meledeknya itu untuk membahas dan mengkaji karya tesisnya yang menggunakan bahasa Arab.
"Ini (tesis) yang diujikan dihadapan orang Arab. Kalau mau serius bisa kita kaji, jadi kalian yang mau serius datanglah," ujarnya.
Dengan karya tesisnya itu, ia ingin membuktikan bahwa dirinya bukan ustadz pelawak. UAS pun menuntun netizen untuk berbicara empat mata dengannya.
"Mau ngaji pakai bahasa Arab bisa, saya pernah 10 tahun mengajar pakai bahasa Arab, kelas internasional, khutbah Jumat pakai bahasa Arab," kata UAS.
"Aku tak perlu menjelaskan diriku pada musuhku, karena takkan berpengaruh pada cara pandang mereka terhadapku. Tapi, aku perlu bercerita supaya anak cucu tau kalau saya itu bukan pelawak," lanjutnya.
Unggahan Ustadz Abdul Somad itu pun langsung dibanjiri komentar warganet. Tak sedikit di antara mereka yang memberikan semangat kepada UAS.
"Saya orang Malaysia, saya sangat hormat UAS. Sabar ya ustadz, nggak semua orag Malaysia macam tuh. Ada ramai lagi yang menghormati uztadz," kata warganet.
"Bukan pelawak, dengan cara humorlah dia menyampaikan dakwah. Karena humor dapat dipahami orang awam," kata warganet lainnya.
"Menurut gue bercandanya orang berilmu dengan orang tak berilmu sangat berbeda. Biarinlah orang yang nyiyir. Semoga UAS selalu dirahmati Allah," tulis yang lainnya.
"Saya pribadi mensyukuri adanya UAS di Indonesia, kehadirannya banyak membawa revolusi yang signifikan di kalangan muslim Asia," komentar akun lain.
"Tetap sabar guru panutan kami, semoga orang-orang yang merendahkan pada ustadz cepet sadar amin," kata salah satu warganet.***
Sumber: hops.id
Foto: Ustaz Abdul Somad (Instagram Ustaz Abdul Somad)
